Opini, Sastra dan Diary

,

Kresk

Agustus. Kipas angin itu masih berputar dengan tenaganya. Anginnya mengarah kesana kemari di ruang berukuran empat kali lima ini. Menghempaskan plastik putih berisi sampah dan tisu basah yang digantung di kunci almari coklat. Bebunyian kresek-kresek itu tertimpa dengan suara lantunan Misia yang sedang berharmonisasi dengan jazz soul-nya. Seketika itu, aku pun tak tahu harus bagaimana untuk melakukan apa dan dimana. "Terang samudera....Jaga nyala...".Kata-kata itu tiba-tiba melesat dalam pikiranku. Menggambarkan samudera yang luas dimana aku menyelaminya sementara jika malam tiba, panas dan cahaya api unggun itu harus tetap dijaga. Untuk menemaniku menuju..... Batas-batas kontemplasi dan imaji.

0 komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya

Aktivis Pers Mahasiswa LPM SOLID FTSP UII

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.