Opini, Sastra dan Diary

,

Omkos

Siang. Mendung dan sedikit gerimis. Kala omong kosong bertebaran dimana-mana, mulai dari warung kopi sampai istana negara. Saat rakyat hanya bisa mengelus dada dan mengusap keringat dari kepala. Sementara itu, disana, omong kosong dan opera komedi masih menjadi tontonan hangat mereka yang mengganggap diri sebagai generasi emas, Tak lebih hanya omong kosong

0 komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya

Aktivis Pers Mahasiswa LPM SOLID FTSP UII

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.