Opini, Sastra dan Diary

Ihwal

Tengah malam. Oktober. Cuma kipas angin yang terletak di meja itu saja yang terdengar nyaring. Percikan bunyi tembakau yang terbakar dihisap angin, dan gerak-gerik kemeja yang tergantung diatas besi diameter tiga sentimeter, yang berdiri agak rapuh diatas dua kaki besi lainnya. Sementara itu aku masih terus memikirkan tentang persoalan-persoalan banyak yang tak kunjung juga terselesaikan, yang tak hanya bisa ditulis dan disebarkan saja. Tapi, terlalu malas untuk memindahkan kaki dan tangan, terlalu berat.

0 komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya

Aktivis Pers Mahasiswa LPM SOLID FTSP UII

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.