Opini, Sastra dan Diary

#KKNUII 3-6 Agustus

Baru sempat beli paketan internet, akhirnya catatan harian beberapa hari terakhir dijadikan satu dan dimuat disini. Niat saya untuk bertahan tanpa koneksi internet akhirnya pupus. Ini sudah menjadi kebutuhan mendasar!

3 Agustus
Tadi pagi saya bangun jam 5, kalau tidak salah. Suhu disini kalau subuh sampai menjelang fajar begitu menyengat. Entah berapa derajat. Wajar, desa ini sangat dekat dengan gunung merapi. Letaknya pas di utara-barat merap Dari posko kami, jika melihat ke arah Utara, sangat jelas dan tinggi menjulang Gunung Merbabu. Kami berada di Kecamatan “Selo”, yang menurut orang sini dinamakan demikian karena daerah sini berada di “sela-sela” gunung. Aku baru tahu juga soal itu.

Setelah bangun aku langsung menuju toilet, yang berada tepat dibelakang ruang tidur kami. Tapi, jika ingin ke toilet, kami harus keluar rumah dulu dan mengambil jalan memutar yang ada disamping.

Begitu air memercik kearah kakiku, aku langsung tersengat. Airnya ibarat paku yang menusuk kaki, yang tembus sampai keatas ubun-ubun. Saya mengambil air wudu. Kemudian Solat. Pagi itu bisa dibilang saya yang uluan bangun daripada para wanitanya. Sehari sebelumnya malahan saya yang bangun kedua.

Lepas subuh, saya kemudian tidak mengambil jarak dari kasur tidur. Awalnya hanya ingin membaca sambil baring-baring. Eh, tahu-tahunya malah keterusan tidur. Kemudian saya bangun lagi sekitar jam setengah 7. Diteras depan rumah Ibu dukuh sudah siap dengan posisinya: Duduk dibangu kecil, sambil memasukan tempe kedalam adonan lalu dimasukan kedalam wajan penggorengan,

Sekitar jam 10 pagi saya bersama pak ketua pergi ke posko Unit yang berada tepat di timur (atas) dusun kami. Disana dilangsungkan pertemuan kordinasi desa (semua ketua-ketua unit) untuk membicarakan terkait program desa. Saat itu pembahasan mentok, kami masih ragu untuk menjalankan pengajian akbar pesanan Dosen Pembimbing 1. Kendalanya adalah soal dana dan teknis pelaksanaannya nanti. Padahal dipertemuan sebelumnya sudah membuat struktur Steering Commite.

Enaknya di unit itu (Dusun Stabelan) kami dijamu dengan baik oleh kawan-kawan. Makanan ringannya banyak: Kue kering, kacang, wafer dll.

Soal pengajian akbar, kami memutuskan untuk berkordinasi lebih lanjut dengan dosen. Kami kemudian membicarakan terkait potensi dan permasalahan masing-masing dusun.

4 Agustus
Malam jumat saya dkk mengikuti acara rutin yasinan masyarakat. Saya baru sekali seumur hidup itu mengikuti yasinan. Maklum, saya berangkat dari kultur Muhammadiyah dan masyarakat perkotaan. Saya senang sekali karena dijamu dengan berbagai macam hidangan, mulai dari yang ringan sampai yang berat. Tak lupa pula dijamu oleh udud 76. Dari situ saya melihat bahwa kultur masyarakat perdesaan di jawa, yang membasiskan diri pada NU, menjadi semacam perekat hubungan sosial sekaligus dengan yang di Atas.

5 Agustus
Hari jumat kami melangsungkan acara perkenalan dengan masyarakat di rumah pak Dukuh. Banyak yang hadir. Pagi tadi saya menemani ibu dukuh belanja ke pasar,, yang lumayan jauh. Di pasar Talun dan swalayan di daerah Muntilan. Perjalanan kebawah enak, karena menurun. Tapi perjalanan ke atas sebaliknya. Malam itu kami sama sekali tidak berjarak dengan warga. Saya berbicara kadangkadang menggunakan jawa ngoko campur indonesia. Setelah ini, pekerjaan kedepan semoga lebih mudah.

6 Agustus
Beberapa hari di Tlogolele, saya pertama kali balik ke Jogja. Tidak ada perasaan suka cita. Jogja ya begitu2 saja. Saya justru ingin cepat-cepat kembali ke desa, dan berbincang-bincangwarga. Namun pas balik, ternyata hujan gerimis mengurungkan niat. Malam minggu disini menjadi sepi. Para pemuda sepertinya tidak ada yang berkumpul. Akhirnya saya dkk menghabiskan waktu di posko. Bercengkrama. Ada yang curhat dll. Saya kadang belum merasa begitu terbuka dengan mereka. Entah, saya tidak ingin banyak bercakap. Saya kebanyakan mendengar, ketawa jika ada yang mengguyon. Sifatnya lebih pasif. Entahlah.

0 komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya

Aktivis Pers Mahasiswa LPM SOLID FTSP UII

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.