Opini, Sastra dan Diary

,

Pagi dan Sunyi

Bebunyian gemericik air kran itu...
Menembus dinding-dinding gelap kamar mandi
Diantara sekian gelap yang membiru
Di pagi hari yang sunyi

Sementara itu, ia tak ingin memutar lagu
Pun sendu dan rindu
Diantara ruang kamar yang diselimuti ragu
Karena pagi bukan peristiwa mengharu-biru

Pagi mesti dirayakan dengan hening sunyi
Ketika kuncup bunga bermekaran
Yang menandakan mati telah pergi
Dan hidup serasa kembali

Pagi, damai selalu di hati...

0 komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya

Aktivis Pers Mahasiswa LPM SOLID FTSP UII

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.