Opini, Sastra dan Diary

Berkesenian

Saya suka dengan gagasan bahwa puisi, seni, musik, dan lain-lain itu menjadi semacam alat untuk mencerahkan masyarakat. Membangun kebersamaan. Menyadarkan kita bahwa hidup ini tak melulu soal menumpuk kekayaan, tapi bagaimana kita mendistribusikan kekayaan secara adil dalam masyarakat. Bahwa hidup ini tak melulu mengenai kafir-mengkafirkan dan kita mesti memperkuat semangat dalam membangun toleransi dan solidaritas sesama umat untuk mengentaskan kebodohan serta ketidakadilan dalam segala lapangan kehidupan.

Tapi bukan berarti berkesenian itu justru meniadakan kebebasan. Berkesenian tidak bisa meniadakan "berkesenian" dalam tafsir yang lainnya. Pada intinya berkeseniaan adalah upaya pembebasan. Sebagai upaya pembebasan, ia mesti meniadakan efek kekerasan. Berkesenian dalam artian ini adalah berkesenian dengan semangat egalitarian yang demokratis.

0 komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya

Aktivis Pers Mahasiswa LPM SOLID FTSP UII

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.