Opini, Sastra dan Diary

Jalanan Basah

Dua minggu ini, entah mengapa, aku banyak membaca dan cukup sering juga menulis. Entah mengapa. Aku baru saja pulang dari tempat ngopi yang agak keren dan murah meriah. Disana aku menghabiskan waktu membaca. Setelah beberapa hari kemarin selesai menyelesaikan buku tentang Raden Saleh, kini aku melanjutkan membaca novel Pulang karya Leila S.C. Dalam dua hari, aku sudah mencapai seratus halaman. Membaca novel memang cenderung cepat, tidak seperti buku-buku sejarah-pemikiran yang perlu membolak-balik halaman kembali.

Saat pulang, ada perasaan tenang dan romantis ketika melihat cahaya buram dari pantulan jalanan yang basah habis diguyur hujan. Perasaan romantik itu semakin menjadi ketika hal itu dibenturkan dengan pengalaman-pengalaman kisah novel Pulang yang kupikirkan sembari melaju di jalanan. Seolah-olah novel itulah yang membangkitkan perasaan romantik dalam diriku ini.

Saya penasaran untuk kisah-kisah novel itu dilembar-lembar kemudian.

0 komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya

Aktivis Pers Mahasiswa LPM SOLID FTSP UII

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.