Opini, Sastra dan Diary

,

Keanehan Hubble

Ada yang aneh menurut Hubble. Saat itu ia berada didalam sebuah rumah. Rumahnya berbentuk diagonal-lingkaran-segitiga-kotak dengan 5 dimesi. Isinya ada beragai macam orang. Ada yang ia kenal, baru kenal, sedang lama kenal. Tapi yang menjadi aneh bukanlah perkenalan itu. Keanehan yang muncul dalam pikiran Hubble itu adalah terkait persoalan struktur sosial dari orang-orang diluar dirinya itu.

Watak, budaya, suku, tempat, dan umur yang berbeda seolah menjadikan "mereka" tak saling bercengkrama. Ada yang dibelakang, depan, kanan. kiri pojok dan lain-lain. Masing-masing memberi perlakuan berbeda terhadap sesama. Tak ada keseragaman. Toleransi bisa dibilang ada. Namun perlakuan ya itu tadi, tak sama.

Ini menjadi penanda kebingungan Hubble, apakah yang menjadi latar belakang fenomena itu? Tingkat kemampuan ekonomi yang berbeda? Status sosial yang berbeda?

Jika memang itu, Hubble sudah yakin bahwa meskipun "mereka" itu rajin menyembah, tapi sayangnya mereka tidak tahu betul bagaimana keyakinan seharusnya menjadikan kita bersifat damai, memposisikan diri sama, menenggelamkan jurang pemisah yang dalam dengan upaya pendekatan murni karena semangat humanity.

3 komentar:

  1. Nah, bener juga ya. Walaupun toleransi kadang ada, diperlakuinnya ga selalu sama. Hmm.. Sulit~

    BalasHapus
  2. orang-orang masih belum ngerti makna toleransi bang

    BalasHapus
  3. beberapa orang memandang manusia2 di sekitarnya dengan cara membeda-bedakan ras, agama, suku, dsb. toleransi mungkin memang kurang..

    BalasHapus

Mengenai Saya

Foto saya

Aktivis Pers Mahasiswa LPM SOLID FTSP UII

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.