Opini, Sastra dan Diary

Kembali Lagi

Saat ini aku sedang berada di Semarang. Kemarin aku berangkat kesini. Setelah habis menyelesaikan urusan ospek: buat produk pers. Aku ke semarang karena kedua orang tuaku berada disini.

Orang tuaku disini karena mau menyiapkan pernikahan kakakku yang tinggal 2 bulan lagi.

Kami berempat, menempati sebuah rumah di bilangan, eh, entahlah. Pokoknya di sebuah perumahan.

Aku tadi membantu orang tua mencuci baju, pekerjaan yang sama sekali tidak pernah kulakukan di Kaliurang.

Setelah itu aku membaca buku Soekarno: paradoks revolusi Indonesia , sebuah buku seri dari Tempo tentang bapak bangsa. Yang soal Tan Malaka sudah habis kubaca, tapi dalam beberapa minggu. Sedangkan yang sukarno ini, aku hampir selesai membacanya. Tinggal menyelesaikan bagian kolom/pendapat saja. Isinya? Sudah semua.

Bukunya menarik. Tapi, jangan salah,jika anda ingin mencari pergolakan pemikiran soelarno, jangan harap bisa ditemukan dibuku ini.

Buku ini lebih mengangkat kisah lain dari soekarno. Dan terkadang lebih menonjolkan cerita terkait orang-orang dekatnya: istri-istrinya, anaknya, dll.

Tak banyak kisah soal sukarno. Apalagi perselisihannya dengan Hatta. Tak ada juga cerita terkait testamen politik pemberiannya kepada Tan Malaka. Tak ada juga kisah terkait supersemar. Tak ada juga kisah terkait kematiannya.

Sangat mengecewakan. Tapi, cukup menarik.

Oh ya, aku menulis ini lewat HP. Lumayan, play store menyediakan aplikasi Blogger ini. Aku soalnya tak membawa laptop.

0 komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya

Aktivis Pers Mahasiswa LPM SOLID FTSP UII

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.