Opini, Sastra dan Diary

Absurditas Kebebasan


Apakah manusia yang bebas itu?
Bagaimana ia mengklaim kebebasan itu?
Bebas melakukan sesuatu?
Sesuka hati?

Benarkah itu?
Tapi, pertanyaan mengenai kebebasan memang acap kali mengundang pro dan kontra
Kondisi seorang manusia disebut bebas itu yang sulit

Konon eksistensi manusia sebagai individu bisa didapatkan dari bagamaina individu tersebut bebas dalam arti sebebas-bebasnya

Lantas, lagi dan lagi, apa parameternya?
Yang jelas, kebebasan dan merdekanya seseorang didahului oleh kedaruratan

Bahkan ancaman terhadap kebebasan itulah yang membuat kita bisa tahu apa yang harus kita perebutkan

Manusia yang bebas tak lepas dari fikiran yang bebas
Raga tak masalah dibelenggu
Meskipun se-dogmatik apapun keyakinan itu

Lantas bagaimana memperjuangkan emansipasi, merdeka, dan kebebasan itu?
Dengan cara kekerasan?
Apakah semudah itu ?

3 komentar:

  1. MERDEKAAAAA!!! Ya nggak kekerasan juga sih. -___-

    BalasHapus
  2. Ngga ada manusia yang bener-bener bebas. Selagi dia masih tinggal dalam suatu negara, dia bakalan masih terikat dalam peraturan.. Tapi sebenarnya sih, dengan aturan itu pula lah manusia berbeda dengan makhluk hidup yang laen..

    BalasHapus

Mengenai Saya

Foto saya

Aktivis Pers Mahasiswa LPM SOLID FTSP UII

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.