Opini, Sastra dan Diary

Candu



Sudah beberapa hari ini aku tidak menulis di blog. Entah kenapa. Aku yang dulu konsisten selama beberapa bulan aktif menulis, kini sudah tidak konsisten. Entah kenapa. Kesibukan kelembagaan sebenarnya bukan persoalan. Wong aku dari desember juga sibuk organisasi dan tulisan di blog juga jalan terus. Soal laptop yang di service? Ah kemarin juga biasanya menulisnya pakai gadget.

Ah ini semua mungkin karena game. Akhir-akhir ini aku lagi fanatiknya soal game. Apalagi game-game yang berbau tembak-menembak. Ya, jenis First Person Shooter. Nama game-nya lebih tepatnya Call of Duty. Game ini yang beberapa hari yang lalu sudah membuatku candu. Bayangkan, satu hari aku bisa menamatkan satu game ini-seperti yang diketahui game ini punya beberapa sequel.

Yang Modern Warfare 1 aku menamatkannya sehari, selanjutnya World at War 2 selama dua hari. Sekarang, baru saja aku meng-install lagi Modern Warfare 3. Ah, sialan memang. Bayangkan juga, demi game ini, aku rela meng-upgrade RAM laptop-ku jadi 4 Gigabyte. Begitu candunya aku dengan game ini. Alhasil, aku tidak produktif, jarang membaca, jarang menulis diblog dan jarang membuat puisi.

Aku jadi ingat alasan Jokowi mengurangi subsidi BBM: Mengalihkan sektor konsumtif masyarakat ke sektor produktif masyarakat. Namun, aku sepertinya kebalikan dari hal itu. Dari sektor produktif menjadi sektor konsumtif yang begitu candunya terhadap game ini.

Doakan semoga aku bisa produktif lagi. Amin

4 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Ooo.. Lagi nyandu maen game.. :D

    Sama sih. Aku jugak lagi seneng maen Criminal Case, Dota 2 sama Get RIch. :3

    BalasHapus

Mengenai Saya

Foto saya

Aktivis Pers Mahasiswa LPM SOLID FTSP UII

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.