Opini, Sastra dan Diary

Lagu Cinta Melulu


gambar klik disini

"Trum tak tak tak",  suara drum itu mengawali lagu itu
"Huuuu huuuuu hu".  Cholil Mahmud mulai berteriak
Diawali perpaduan yang menghentak itu lagu berjudul Cinta Melulu membangkitkan semangatku
Efek Rumah Kaca memang sesuatu

Tak bosan-bosan aku memutarnya
Tak bosan-bosan pula nge-share lagunya di akun Path-ku
Beberapa minggu linimasa di Path cuma itu mulu
Aku tak bosan

Selain musiknya yang apik, intinya juga apik
Temanya apik
Tentang Cinta, tapi Cinta dari perspektif lain
Bukan tentang cinta asmara, LDR, maupun "Lagu Perselingkuhan" yang selalu membuat galau

Cinta Melulu berangkat bukan dari Cinta
Ia berangkat dari monotonnya industri musik Indonesia
Industri musik yang selalu menyesuaikan target pasaran
Siapa lagi kalau bukan remaja tanggung yang dirunduh kegalauan asmara

Cinta Melulu  berangkat bukan dari CInta
Ia berangkat dari "klisenya" musisi-musisi penyembah rembulan dan anggur itu
Suatu kritik untuk dunia permusikan Indonesia
Nada satire tersirat di seluruh komposisi lagu itu

Apa daya Muda-Mudi Indonesia
Dibutakan oleh Cinta, karena musisi-musisi penyembah rembulan dan anggur itu
Apa daya Muda-Mudi Indonesia
Dibentuk hanya untuk mengurus soal Cinta saja

Dipikir urusan didunia ini soal Asmara, Mantan, Kekasih, PDK, dan LDR saja ?
Dipikir di dunia ini urusannya hanya soal cemburu-cemburuan saja ?
Dipikir urusan didunia ini hanya soal menyenangkan pujaan hati saja ?
Dipikir didunia ini urusannya cuma ngomongin soal Cinta saja ?

Aduh, dasar musisi-musisi penyembah rembulan dan anggur
Kau cuma bisa menyembah Dewi Cinta saja
Kau cuma bisa berlutut didepan Dewi Cinta saja
Kau tidak berani mengangkat lagumu dengan tema "Kemanusiaan yang dihabisi Penguasa"

Kau tak berani bukan mengangkat lagumu dengan tema "Petani yang lahannya digusur" ?
Kau tidak berani bukan menulis lagumu tentang "Anak buruh yang tak sekolah"?
Kau hanya sibuk oleh kecantikan Dewi Cintamu
Rakyat disini yang mati karena Muda-Mudi jadi apatis disebabkan lagu Cintamu itu




4 komentar:

  1. Wuih keren nih. Gue juga setuju sama maksud yang coba disampaikan lewat tulisan ini. Lagu Indonesia kadang monoton jadi bosen dengernya gitu-gitu melulu. Hehe.
    Anyway, baru pertama kali main kesini nih. Salam kenal ya. :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. hha.. bukannya udah pernah kenalan ya,,, ya udah deh

      Hapus
  2. Hahaha! Setuju! Gue juga suka ERK. Apalagi lagu yang pas diputer di bulan Desember. :))
    Musik yang ngetren sekarang nggak pake hati, lebih mentingin duit daripada berkarya, jadi asal-asalan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hha.. musisi sekarang trlalu menghamba kepada pasar

      Hapus

Mengenai Saya

Foto saya

Aktivis Pers Mahasiswa LPM SOLID FTSP UII

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.